Dalam adat Jawa, ada tahapan dalam upacara pernikahan yaitu seserahan. Seserahan ini melambangkan bahwa pihak cowok sebagai calon suami bertanggungjawab untuk memenuhi kebutuhan calon istri. Biasanya isi dari seserahan istilah Jawa-nya “sakpengadeg” artinya apa yang dipakai oleh wanita dari atas sampai bawah.
Isi seserahan sebenarnya juga tergantung pada kesepakatan pihak laki2 dan perempuan. Biasanya seh yang membiayai dan membeli semua seserahan itu dari pihak laki-laki tanpa mengajak pihak perempuan. Namun seiring perkembangan, terkadang daripada udah dibeli ternyata tak sama dengan selera calon pengantin wanita, maka biasanya yang belanja ya ditemeni si CPW. Jadi CPW bisa memilih yang sesuai dengan seleranya. Jumlah seserahan harus ganjil.
Berikut adalah tips-tips dalam menyiapkan seserahan :
1. Sebaiknya dibuat daftar-daftar barang yang akan dibeli. Selain baik untuk proyeksi budget, bagus juga untuk menentukan kapan sebaiknya mulai membeli barang-barang tersebut. Bisa disesuaikan dengan musim sale yang ada.
2. Setelah daftar dibuat dan budget ditentukan, sebaiknya barang seserahan dapat mulai dicicil untuk membelinya dari jauh-jauh hari. Selain meringankan secara finansial karena tidak keluar sekali banyak, dapat meringankan beban pikiran juga. Dan memilih bisa lebih rileks dan tidak terburu-buru..
3. Terutama untuk adat Jawa : Seserahan baiknya dalam jumlah ganjil sebesar 3,5,7,..13..25..39.. Terserah saja yang penting ganjil. Besarnya jumlah seserahan terserah pihak mempelai wanita. Wehehehe.. Maksud gw terserah kesepakatan bersama saja..
4. Hantaran balasan dari pihak perempuan ke pihak laki tidak boleh lebih banyak dari seserahan pihak laki-laki ke perempuan. Dalam kasus saya sih, karena masih Jawa banget, jadi cuman kasih kancing gelung, kue serta buah ke mas.
5. Sebaiknya membeli barang-barang seserahan bersama-sama dengan mempelai wanita . Kalau ibu mempelai pria ingin ikut serta membelikan tetap harus disertai dengan kehadiran mempelai wanita. Kenapa begitu ? Well, kan seserahan itu kan ujung-ujungnya buat mempelai wanita. Jadi harus sesuai dengan selera mempelai wanita. Kalau disesuaikan dengan selera ibu mempelai pria takutnya tidak sesuai selera nya. Yaah beda jama, beda generasi , pasti beda selera lah yaaa..
6. Beli kotak / wadah hantaran sesuai dengan selera kita. Tidak perlu mahal yang penting cukup menempati barang-barang seserahan yang ada. Tidak terlihat/ tampak sumpek ketika kita menempatkan barang-barang seserahan tersebut pada kotak.
7. Jika ingin menggunakan jasa hias seserahan minimal 2 minggu sebelum hari H harus menyerahkan ke tempat hias seserahan. Supaya terburu-buru pengerjaannya dan hasil maksimal.
Naah itu tadi tips-tipsnya. Pertanyaan selanjutnya, biasanya apa saja sih isi seserahan ? Oke ini aku kasih gambaran besarnya yaah :
1. Pakaian : Kebaya dan Kain/ Baju Kerja / Baju Pesta
2. Alat-alat perawatan tubuh : Body Lotion, Sabun, Shampoo, Body Splash
3. Make Up : Pelembab, Foundation, Bedak, Lipstik, Blush on, Eye Shadow, Eye Brow, Eye Liner, Maskara
4. Sepatu/Selop
5. Tas
6. Pakaian dalam / Baju Tidur / Lingerie
7. Perhiasan/Jam Tangan
8. Parfum
9. Makanan dan buah
Untuk makanan bisa berupa kue-kue kering, atau lebih baik lagi seperti jadah, jenang, wajik yang lengket-lengket gitu deh. Kata orang Jawa sih biar selalu lengket dengan pasangan. Hihihi..
Terus untuk buah, ada 2 buah jeruk gulung sebagai lambang telah gemulung (bertekad bulat). Pisang ayu sebagai lambang sedyo rahayu (sejahtera).
Harus segitu ? Yaaah bisa kurang bisa lebih. Balik lagi kembali ke budget. Kalau aku siih yaaah kurang lebih segitu lah yaaa.. Lebih dikit deeeh.. Oh buat yang bingung soal jasa hias hantaran ini ada beberapa rekomendasi. Yaitu Istje Souvenir, House of Seserahan dan The Box. Agak mahal tapi hasilnya ga usah ditanya. Bagus-bagus dan lucu.
Nah sedangkan angsul-angsulnya ( yaitu balasan untuk piha pria) :
• Seperangkat pakaian (kemeja batik, bahan celana, kemeja dan dasi, sepatu)
• Undies
• Toiletries pria
• Kue-kue
sumber:http://ceritanaru.wordpress.com




Maret 30, 2011 pukul 8:12 am
salam kenla mba. . .
saya mau curhat kali yah tepat nyah. . .
klo uang hantaran dr laki2 unt perempuan itu di jawa wajib atau sesuai kesepakatan keduabelah pihak??
tolong di email in ke aq yah mba jawaban nyah. .
April 5, 2011 pukul 7:13 am
besarnya uang mahar biasanya ditentukan berdasarkan pembicaraan kedua pihak, yaitu pihak calon pengantin pria dan pihak calon pengantin wanita. Dengan adanya kesepakatan, berarti kedua belah pihak telah setuju dengan besarnya uang mahar.
Oktober 23, 2011 pukul 7:46 am
oww..aku baca nya di ceritanaru.wordpress.com….oke deh aku cantumin link kamu jugaa yaa… ~