Desain Rumah

Rumah merupakan surga bagi kita…kalau rumah berantakan …tidak tertata rapi pasti penghuni nya, akan malas berada di rumah …..Agar rumah kembali ‘baru’ dan mampu memberikan kenyamanan, ada beberapa hal / tujuh langkah yang bisa dilakukan, antara lain:
1. Membetulkan beberapa bagian rumah yang rusak seperti genting yang bocor atau keran yang rusak.
Dengan demikian saat hujan turun deras sekalipun, Anda sekeluarga tak perlu risau ada langit-langit yang bocor atau air yang tergenang akibat keran bocor.

2. Mengecat ulang dinding di beberapa bagian rumah akan memberikan suasana yang berbeda.
Bila perlu ganti warna cat agar perubahan suasananya lebih terasa. Pilih warna-warna terang untuk memberikan kesan yang luas bagi ruangan.

3. Di beberapa ruangan tertentu, Anda juga bisa menempelkan wallpaper untuk memberikan kesan yang mewah.
Jangan sampai salah memilih motif wallpaper karena akan sangat menentukan kenyamanan ruang tersebut.

4. Mencuci semua tirai dan vitrase di rumah.
Bukan hanya tirai yang perlu dibersihkan, namun juga karpet dan ambal. Jangan sembarang mencuci, karena ada beberapa jenis karpet yang perlu mendapat perlakuan khusus. Bila perlu cuci tirai, vitrase, dan karpet di binatu langganan yang sudah berpengalaman dan tentunya sudah Anda percayai.

5. Daripada mengeluarkan uang ekstra untuk membeli mebel baru, lebih baik Anda memoles ulang perabot sengan pelitur.
Untuk membersihkan sofa, serahkan pada ahlinya, binatu atau tukang pembersih sofa yang bisa dipanggil k erumah.

6. Ubah tata letak interior dalam ruangan di rumah Anda.
Percaya atau tidak, berubahnya tata letak furnitur dalam ruangan di rumah akan memberikan suasana yang baru dan menyegarkan.

7. Buang barang-barang yang tak berguna agar rumah terasa lebih lapang.
Koran bekas, kertas bekas, botol kosong hingga panci bolong-yang jika ditimbun bisa menjadi sarang nyamuk, malah bisa menghasilkan uang jika dijual ke tukang loak yang biasa lewat di depan rumah.

Dengan melakukan berbagai langkah di atas, niscaya rumah Anda akan kembali nyaman.

Syarat Rumah Sehat dan Ideal

Rumah pada dasarnya merupakan tempat hunian yang sangat penting bagi kehidupan setiap orang. Rumah tidak sekedar sebagai tempat untuk melepas lelah setelah bekerja seharian, namun didalamnya terkandung arti yang penting sebagai tempat untuk membangun kehidupan keluarga sehat dan sejahtera. Rumah yang sehat dan layak huni tidak harus berwujud rumah mewah dan besar namun rumah yang sederhana dapat juga menjadi rumah yang sehat dan layak dihuni Rumah sehat adalah kondisi fisik, kimia, biologi didalam rumah dan perumahan sehingga memungkinkan penghuni atau masyarakat memperoleh derajat kesehatan yang optimal. Untuk menciptakan rumah sehat maka diperlukan perhatian terhadap beberapa aspek yang sangat berpengaruh, antara lain:
1. Sirkulasi udara yang baik.
2. Penerangan yang cukup.
3. Air bersih terpenuhi.
4. Pembuangan air limbah diatur dengan baik agar tidak menimbulkan pencemaran.
5. Bagian-bagian ruang seperti lantai dan dinding tidak lembab serta tidak terpengaruh pencemaran seperti bau, rembesan air kotor maupun udara kotor.
Persyaratan Kesehatan Rumah Tinggal menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 829/Menkes/SK/VII/1999 adalah sebagai berikut:
1. Bahan Bangunan
a. Tidak terbuat dari bahan yang dapat melepaskan zat-zat yang dapat membahayakan kesehatan, antara lain sebagai berikut :
•Debu Total tidak lebih dari 150 µg m3
•Asbes bebas tidak melebihi 0,5 fiber/m3/4jam
•Timah hitam tidak melebihi 300 mg/kg
b. Tidak terbuat dari bahan yang dapat menjadi tumbuh dan berkembangnya mikroorganisme patogen.
2. Komponen dan penataan ruang rumah
Komponen rumah harus memenuhi persyaratan fisik dan biologis sebagai berikut:
a. Lantai kedap air dan mudah dibersihkan
b. Dinding
•Di ruang tidur, ruang keluarga dilengkapi dengan sarana ventilasi untuk pengaturan sirkulasi udara
•Di kamar mandi dan tempat cuci harus kedap air dan mudah dibersihkan
c. Langit-langit harus mudah dibersihkan dan tidak rawan kecelakaan
d. Bumbung rumah yang memiliki tinggi 10 meter atau lebih harus¬ dilengkapi dengan penangkal petir
e. Ruang di dalam rumah harus ditata agar berfungsi sebagai ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, ruang tidur, ruang dapur, ruang mandi dan ruang bermain anak.
f. Ruang dapur harus dilengkapi dengan sarana pembuangan asap.
3. Pencahayaan
Pencahayaan alam atau buatan langsung atau tidak langsung dapat menerangi seluruh bagian ruangan minimal intensitasnya 60 lux dan tidak menyilaukan.
4. Kualitas Udara
Kualitas udara di dalam rumah tidak melebihi ketentuan sebagai berikut :
a. Suhu udara nyaman berkisar antara l8°C sampai 30°C
b. Kelembaban udara berkisar antara 40% sampai 70%
c. Konsentrasi gas SO2 tidak melebihi 0,10 ppm/24 jam
d. Pertukaran udara
e. Konsentrasi gas CO tidak melebihi 100 ppm/8jam
f. Konsentrasi gas formaldehide tidak melebihi 120 mg/m3
5. Ventilasi
Luas penghawaan atau ventilasi a1amiah yang permanen minimal 10% dari luas lantai.
6. Binatang penular penyakit
Tidak ada tikus bersarang di rumah.
7. Air
a. Tersedia air bersih dengan kapasitas minmal 60 lt/hari/orang
b. Kualitas air harus memenuhi persyaratan kesehatan air bersih dan air minum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
8. Tersediannya sarana penyimpanan makanan yang aman dan hygiene.
9. Limbah
a. Limbah cair berasal dari rumah, tidak mencemari sumber air, tidak menimbulkan bau dan tidak mencemari permukaan tanah.
b. Limbah padat harus dikelola agar tidak menimbulkan bau, tidak menyebabkan pencemaran terhadap permukaan tanah dan air tanah.
10. Kepadatan hunian ruang tidur
Luas ruang tidur minimal 8m2 dan tidak dianjurkan digunakan lebih dari dua orang tidur dalam satu ruang tidur, kecuali anak dibawah umur 5 tahun.
Masalah perumahan telah diatur dalam Undang-Undang pemerintahan tentang perumahan dan pemukiman No.4/l992 bab III pasal 5 ayat l yang berbunyi “Setiap warga negara mempunyai hak untuk menempati dan atau menikmati dan atau memiliki rumah yang layak dan lingkungan yang sehat, aman , serasi, dan teratur”
Bila dikaji lebih lanjut maka sudah sewajarnya seluruh lapisan masyarakat menempati rumah yang sehat dan layak huni. Rumah tidak cukup hanya sebagai tempat tinggal dan berlindung dari panas cuaca dan hujan, Rumah harus mempunyai fungsi sebagai :
1. Mencegah terjadinya penyakit
2. Mencegah terjadinya kecelakaan
3. Aman dan nyaman bagi penghuninya
4. Penurunan ketegangan jiwa dan sosial
Sumber:
Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 829 Menkes SK/VII/1999 Tentang Persyaratan Kesehatan Perumahan

DESAIN KAMAR YANG UNIQ

2 Tanggapan to “Desain Rumah”

  1. tekos Says:

    rumaha ideal adalah istri cantik, ada mobil dan rumah pinggir pantai atau pegunungan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: